gilaorganic

Organik Mahal? November 12, 2008

Filed under: info organik — gilaorganic @ 12:38 am
Tags: , ,

Organik Mahal? Kultur hidup sehat saat ini sudah menjadi tren dunia. Dasarnya karena komponen bahan makanan yang banyak mengandung bahan pengawet serta sayur mayur dan buah-buahan yang banyak menggunakan pestisida dan obat perangsang seperti pupuk kimia atau non organik. Berbanding lurus dengan kultur hidup sehat ini, di beberapa hypermarket besar telah menyediakan makanan organik. Dan seiring waktu, permintaan akan bahan makanan sehat ini semakin meningkat.

Untuk sehat memang diperlukan biaya lebih tinggi, kecuali pemerintah mau mengeluarkan subsidi untuk para petani organik. Apalagi sudah ada bukti ilmiah bahwa pertanian organik jauh lebih efektif dibanding pertanian konvensional atau nonorganik.
Kabar baiknya, pemerintah Indonesia, pada tahun 2010 akan menjalankan program Go Organic 2010. Kenapa? Salah satu alasannya adalah pengurangan subsidi untuk pupuk kimia yang terlalu besar. Dan tentu saja akan lebih efektif jika beralih ke pertanian organic.

Sedikitnya persediaan produk organik ini sebenarnya wajar jika melihat ongkos yang dikeluarkan petani untuk mengelola lahan dengan cara organik lebih mahal dibanding jika mereka melakukan cara konvensional. Pernah melihat sayuran organik atau nonpestisida yang dijual di supermarket? Begitu melihat harga yang tertempel di kemasan produk tersebut, dipastikan Anda akan meletakkannya kembali dan mengambil sayuran biasa.

Well, kalau kalian bilang gaya hidup organic itu mahal, untuk sehat itu harus mahal, tapi tanpa kalian sadari sebenarnya akan lebih mahal lagi jika di hari tua nanti jatuh sakit dan membutuhkan biaya banyak untuk berobat ke Rumah Sakit. Separah itukah? Ya, pestisida, hormon pertumbuhan, obat, pengawet, dan zat brebahaya lainnya menimbun di usus bertahun-tahun, tak bisa dicerna dan merusak berbagai organ penting di tubuh kita karena akhirnya menjadi racun (atau istilahnya toxin). Tidak jarang sekarang kita lihat gejala stroke di usia 30an, atau mulai menstruasi di usia 12an tahun, penuaan dini, diabetes, dan berbagai penyakit modern lainnya, yang semuanya itu berawal dari makanan.

Beberapa solusi yang saya anjurkan antara lain:
1. Yang paling mudah adalah menjadi vegetarian, dan pola hidup sehat. Dengan hanya mengkonsumsi sayur dan buah segar saja, berarti kita telah menjalankan pola hidup sehat. Menjauhi segala macam daging atau produk hewani. Bahkan hasil konferensi perubahan iklim dunia, menjadi vegetarian juga akan membantu usaha dunia mengerem global warming.

2. Bercocok tanam secara organic. Sayangnya cara ini akan sulit jika dilakukan perseorangan/individu. Karena harga jualnya yang tinggi, serta kualitas yang tinggi pula, kegiatan ini bahkan bisa menjadi usaha sampingan anda, jika berminat.

3. Adalah poin terakhir yang paling saya anjurkan, yaitu dapatkan makanan organic yang murah.
Yang tentu saja bisa anda daptkan disini, di Semarang Organik Center. Produk Organik dengan penghargaan “Superbrands”, serta penghargaan dari PBB (melalui OUNFA) sebagai makanan organic kelas bintang 5.

 

25 Responses to “Organik Mahal?”

  1. seno Says:

    Ya. Saya masih ingat kakek saya dulu tetap bersikeras untuk tidak menggunakan pupuk buatan dan pestisida dalam bertani, hasilnya jauh lebih baik, bahkan di sawah kakek (selalu berair) juga ada ikan dan hewan air lainnya. Jadi sambil ke sawah pulang bawa ikan. Hasil panen juga bagus.

    Penggunaan pupuk buatan akan menyebabkan kesuburan tanah berkurang. Selain itu pupuk juga menyebabkan pendangkalan sungai. Tentu efeknya adalah banjir.

    Penggunaan pestisida menyebabkan hewan2 yang ikut membantu menyuburkan tanah seperti cacing ikut mati. Selain itu, pestisida merupakan zat unorganic yang sukar terurai. Zat tersebut baru akan terurai pada konsumen terakhir yakni manusia. Masih ingat tragedi Minahasa Jepang? Ribuan orang meninggal dan cacat. Efek pestisida kurang lebih seperti itu.

  2. BloGendeng Says:

    bener-bener sehat masuk sini hehe mantaff

  3. makanan organik Says:

    Terima kasih atas infonya…. Sangat bermanfaat…
    Blog yang bagus…. Saya suka blog anda.
    Semoga sukses….

  4. Ombung ( ^ ; ^ )v Says:

    bener banget, untuk mendapatkan sesuatu yg lbih baek ada kalanya qt perlu merogoh kocek yg agak banyak.

    kalo dibanding dg hidup sehat di hari tua nanti, maka makanan organik belumlah terlalu mahal

  5. masDan Says:

    Waktu di Desa, Tinggal Ambil Dari Kebun ..

  6. Garundang Says:

    mahal kalo bermamfaat. apa salah nya???:D

  7. rancang bagoes Says:

    Aduh jadi vegetarian??

    Yah.. Mana bisa gede badannya??
    hehehehe
    kalau whey protein tu sebenarnya dari bahan apa to bro??

    sepp lah postingannya..

  8. ethical fashion Says:

    Betul-betul hanya untuk menjadi veggy sepertinya belum siap, jadi upaya awalnya ya mengkonsumsi ayam kampung, telur kampung..pokoknya meminimalisirlah..:) thanks infonya..produk kosmetik yang organic juga jadi lebih mahal..contohnya misalnya produk bodyshop..

  9. johanis (admin) Says:

    @seno
    ya, dan segala racun tersebut telah masuk ke tubuh kita tanpa kita sadari.

    @blogendeng
    sip! kalo sakit ato ga enak badan langsug mampir ke sini aj..
    *ngumpet..*

    @makanan organik
    you too..

    @masdan
    andai setiap sudut di indonesia seperti di desa anda..

    @garundang
    yap! anda benar!

    @rancang
    percaya gak? beberapa temenku menambah berat badanya dengan terapi puasa organik!
    whey itu setau aku dari susu atau keju gitu lah, bagus juga karena cukup tinggi nutrisinya, asal tak mengandung byk bhn kimia aj bro.

    @ethical fashion
    begitu juga saya, perlahan tapi pasti menuju ke arah situ.

  10. ferbuz Says:

    waduw bis liat berita.. ada daging oplosan OMG. Kek nya Organik memang jadi pilihan nih.

  11. nugie Says:

    wah…
    smwanya tambah mahal aja..
    hikz..

  12. Redline Says:

    emang yg mahal itu kesehatan… ga bisa dibeli kl dah kolaps.. apalagi napas dah satu dua… hheh muantab

  13. nenoneno Says:

    Mas,
    1. I can’t be a vegetarian, to be honest. been once and.. kayaknya ga bisa lagi. huks.
    2. kalo bercocok tanam sendiri kayaknya boleh. ide bagus ni. hehe.
    3. yup, di Bali sendiri sudah banyak produk makanan organik. tapi saya sendiri belum banyak mengkonsumsi (ikut orang rumah aja, belinya apa.. hehe :b)

  14. rheizma-inot Says:

    iya bener juga,
    mending sehat tapi mahal daripada sakit tapi tambah mahal
    oke?!

  15. FreaK Says:

    Wah..,,
    Tapi Kadang Karena Mungkin Peminatny Blom Bgitu Banyak..,,
    Sayur”an Organik Keliatan Kurang Seger Kalo Dibandingin Am Yg Biasany..
    *Konvensional Yah Namany?*
    Jadi..,,
    ..
    Anda Tau Gimana Klanjutanny..
    ^_^

  16. Rizky_bejo Says:

    tubuh kita kayak komputer aja… lebih baik dirawat dari pada entar melarat. BTUL

  17. Onik Says:

    mencegah lebih murah drpd mengobati… jadi ngga apalah beli mahanan sehat yg lebih mahal drpd sakit dan keluar uang lebih banyak lagi🙂

  18. dugem Says:

    jadi pengen nyoba makan vegetarian, tapi ragu karena yaitu pestisida, gimana cara antisipasinya, kebanyakan sayur atau buah yang fisiknya oke punya justru malah jadi ragu2

  19. infogue Says:

    artikel anda bagus dan menarik, artikel anda:
    Artikel kesehatan terhangat
    Artikel anda di infogue

    anda bisa promosikan artikel anda di http://www.infogue.com/ yang akan berguna untuk semua pembaca. Telah tersedia plugin/ widget vote & kirim berita yang ter-integrasi dengan sekali instalasi mudah bagi pengguna. Salam!

  20. Septian Says:

    saya sangat mendukung hidup organik..orang jaman dulu bisa berumur panjang kan gara2 makanannya belum tercemar pestisida…

    @seno, wah..aku jadi pengen ke rumah kakekmu loh..pengen liat sawah nya yg subur..

  21. Frostmourne Says:

    hmm.. gw masih belum bisa nerima ide jadi vegetarian..

    btw, kk johanis, apa sih perbedaan mendasar tanaman organik sama konvensional, sampe harganya bisa beda gitu?

  22. johanis (admin) Says:

    @buzz
    tuh kan!

    @nugie
    ayo cinta produk dlm negri.

    @redline
    sip!

    @nenoneno
    wah, itu tuh, kalo kamu bisa merubah pola hidup, bisa aj satu keluarga ngikut semua..
    *pengalaman pribadi..

    @freak
    lanjtannya..tetep harus beli.
    program go-organic indonesia 2010 ga lama lagi. mau jadi yang pertama atau nunggu jdi tren dulu?

    @onik & rizky
    anda benar!

    @dugem
    kan sudah aq bilang ad organicfood yang murah, kelas bintang 5, dan benar2 organik. kirim email untuk alamat di kotamu)

    @septian
    ya, tepat sekali. segala penyakit sekarangpun awalnya juga dari makanan.

    @frostmourne
    proses tanam,proses produksi, dan nutrisi yang terkandung.

  23. Mister Chevot Says:

    mencegah= biaya mahal
    sehat= biaya super super mahal

    jadi lebih baik mencegah walupun mahal daripada mengobati nggak bisa nikmatin hidup ini🙂

  24. Neng Keke Says:

    Gimana caranya ngeebedain mana yang organik beneran, mana yang ‘cap’nya doang?

  25. Semar Says:

    Neng Keke, liat aja akarnya.
    Apabila sayuran organik biasanya akarnya halus. Makanya sayuran organik selalu dijual sekalian dengan akarnya juga hahaha.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s